Iklan Dua

Data Verifikasi PUG Kukar, Sunggono Sebur Nilai Penilaian Mandiri Tembus di Atas 100

$rows[judul]

Porosnusantaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengklaim telah mencapai capaian tinggi dalam penilaian mandiri Pengarusutamaan Gender (PUG). Meski demikian, pemerintah daerah masih menunggu hasil verifikasi setelah menemukan sejumlah data pendukung yang dinilai belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem penilaian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan berdasarkan hasil penilaian mandiri, nilai PUG Kukar telah berada di atas 100. Capaian tersebut menempatkan pemerintah daerah pada tingkatan mentor dalam penilaian yang dilakukan.

Menurutnya, hasil tersebut mencerminkan berbagai upaya yang telah dilaksanakan Pemkab Kukar dalam mendorong pengarusutamaan gender di lingkungan pemerintahan maupun dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

“Kalau penilaian mandiri, alhamdulillah nilai kita sudah di atas 100. Kalau melihat tingkatannya, kita sudah sampai pada level mentor,” ujar Sunggono.

Ia menjelaskan, tahapan verifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan pemerintah daerah dengan eviden atau bukti pendukung yang menjadi dasar penilaian.

Namun, dalam proses verifikasi yang berlangsung sebelumnya, Pemkab Kukar menemukan adanya ketidaksesuaian antara eviden yang telah disampaikan dengan nilai yang tercatat dalam sistem.

Sunggono mencontohkan, terdapat komponen yang menurut pemerintah daerah telah memenuhi persyaratan dan memiliki bukti pendukung dengan nilai tertentu. Akan tetapi, dalam sistem penilaian, komponen tersebut justru masih tercatat belum memperoleh nilai.

“Misalnya, angka nilai yang kita masukkan evidennya mestinya lima. Ketika diperiksa, evidennya diakui memang ada dan nilainya lima, tetapi di penilaian mereka masih nol. Nah, itu yang kemarin saya protes,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan besaran nilai, melainkan juga menyangkut ketepatan pengolahan data dalam proses evaluasi. Pemerintah daerah berharap seluruh eviden yang telah memenuhi persyaratan dapat tercatat secara proporsional sesuai dengan ketentuan penilaian.

Ia menilai, apabila ketidaksesuaian tersebut dapat diperbaiki, nilai PUG Kukar berpotensi meningkat. Karena itu, Pemkab Kukar menyampaikan keberatan dan meminta agar data yang dinilai belum berubah dalam sistem dapat ditinjau kembali.

“Kalau data yang sudah kita masukkan itu bisa disesuaikan, saya rasa nilai kita akan banyak sekali. Kita berharap hasil verifikasi kemarin bisa mengakomodasi eviden yang memang sudah kita sampaikan,” katanya.

Ia berharap hasil akhir penilaian tidak jauh berbeda dengan capaian penilaian mandiri yang telah diperoleh. Pihaknya kini menantikan hasil verifikasi tersebut sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan PUG. Hasil penilaian nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai capaian sekaligus aspek yang masih perlu diperkuat dalam pelaksanaan pembangunan yang responsif gender.

“Catatan yang jauh sebenarnya tidak ada. Kita hanya berharap data yang sudah kita masukkan dan evidennya sudah diakui itu bisa diperbaiki dalam sistem penilaian. Mudah-mudahan hasil akhirnya sesuai dengan apa yang sudah kita kerjakan,” pungkas Sunggono. (Adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)