Porosnusantaranews,BALIKPAPAN — Komisi III DPRD Kota Balikpapan menyoroti pentingnya pemetaan pemakaman sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan dan pemeliharaan lahan makam di tengah keterbatasan ruang.
Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H Yusri, mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya kebutuhan lahan pemakaman. Di sisi lain, ketersediaan lahan, status kepemilikan, dan pengaturan ruang menjadi tantangan yang perlu diantisipasi.
Hal itu disampaikan Yusri usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, pada Senin (27/4/2026).
Menurut Yusri, pemetaan pemakaman mencakup pembuatan serta pemeliharaan peta detail yang menggambarkan tata letak area pemakaman. Peta tersebut berfungsi untuk menunjukkan lokasi makam dan memudahkan masyarakat dalam menemukan titik pemakaman.
Ia menilai, sistem pengelolaan yang masih dilakukan secara manual melalui pencatatan dan peta konvensional perlu segera diperbarui. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat menghadirkan metode yang lebih efisien dan akurat.
“Penggunaan teknik pemetaan modern diharapkan dapat meningkatkan operasional pengelolaan, mempermudah pencatatan yang akurat, mengoptimalkan penggunaan ruang, serta meningkatkan pelayanan kepada keluarga yang berziarah,” kata Yusri.
Komisi III mendorong integrasi antara metode tradisional dan teknologi sebagai solusi dalam menjawab tantangan pengelolaan pemakaman di masa mendatang. (mto)
Tulis Komentar