Porosnusantaranews,BALIKPAPAN - Pada Desember 2024, inflasi bulanan Kota Balikpapan tercatat 0,33%, dengan inflasi tahunan 1,11%, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional (1,57%). Kenaikan harga dipengaruhi oleh cuaca buruk yang mengganggu pasokan komoditas seperti tomat dan ikan layang. Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, termasuk angkutan udara dan emas perhiasan.
Di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), inflasi bulanan tercatat 0,78%, dengan inflasi tahunan 1,25%. Kelompok makanan dan minuman menjadi penyumbang inflasi terbesar, dipengaruhi oleh cuaca buruk dan peningkatan permintaan.
Meskipun inflasi terjaga, tantangan kedepan akan muncul dengan meningkatnya permintaan akibat perayaan Hari Besar dan kenaikan UMK. Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah berkomitmen mengendalikan inflasi melalui kerjasama antar daerah, pasar murah, dan pengelolaan pasokan pangan. (*)
Tulis Komentar