Iklan Dua

Bidik 10 Medali di Porwada IV Balikpapan, Pemkab Penajam Ingatkan Wartawan Jangan Sampai Cedera

$rows[judul]

Porosnusantaranews, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi melepas keberangkatan kontingen wartawan lokal yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV di Balikpapan.

Pemerintah daerah menaruh target ambisius agar para kuli tinta ini mampu melampaui capaian prestasi edisi sebelumnya.

Prosesi pelepasan kontingen ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, bersama Sekretaris Daerah Tohar di Kantor Bupati PPU, Selasa, 3 November 2026. 

Ajang kompetisi olahraga antar-awak media se-Kalimantan Timur tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2026.

Abdul Waris mengungkapkan, pada gelaran Porwada sebelumnya yang dihelat di Kota Bontang, kontingen PPU berhasil membawa pulang tujuh medali. 

Untuk edisi kali ini di Balikpapan, ia menantang para jurnalis untuk mendongkrak perolehan tersebut.

“Mudah-mudahan pada event di Balikpapan ini bisa meningkat hingga 10 medali,” ujar Abdul Waris memberi motivasi.

Kendati menuntut peningkatan prestasi, pemerintah daerah mewanti-wanti para wartawan agar tetap membumi dan mengutamakan sportivitas di lapangan. 

“Selamat bertanding. Tetap kompak, jangan merasa hebat sendiri, dan jangan terlalu membanggakan diri ketika berhasil meraih kemenangan,” katanya menambahkan.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah PPU, Tohar, meniupkan peluit pengingat terkait realitas fisik para awak media. 

Mengingat sebagian besar peserta bukanlah atlet profesional melainkan pekerja pers, Tohar meminta mereka untuk mengukur kemampuan diri dan tidak memaksakan fisik secara berlebihan demi ambisi juara.

Keselamatan di arena tanding menjadi poin krusial yang ia garis bawahi.

“Jangan sampai ada yang pulang dari Porwada dalam kondisi cedera.

Utamakan keselamatan dan jangan memaksakan diri. Prestasi bukan tujuan utama, yang lebih penting adalah keikutsertaan, silaturahmi, dan kebersamaan,” tegas Tohar.

Bagi Tohar, esensi Porwada sejatinya adalah katarsis rekreasi sekaligus ruang konsolidasi horizontal untuk mempererat silaturahmi antar-jurnalis lintas wilayah di Kaltim. 

Ia mengingatkan bahwa peran utama wartawan di era digital tetaplah berada di balik meja redaksi: menjaga profesionalisme, menyampaikan fakta, dan mencerdaskan publik melalui produk jurnalistik yang akuntabel.(adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)