Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Balikpapan menggelar vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi aparatur sipil negara (ASN) perempuan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 KORPRI sekaligus upaya mencegah kanker leher rahim atau kanker serviks.
Asisten III Pemerintah Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum KORPRI Pusat, Prof. Zudan, melalui program nasional satu juta vaksin HPV.
Program ini dilaksanakan secara nasional dan dioptimalkan di Balikpapan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada ASN perempuan.
"Ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum KORPRI Pusat. Jadi, se-Indonesia dilaksanakan, kemudian di Kota Balikpapan dioptimalkan dalam rangka HUT KORPRI," ujarnya.
Menurut Andi Sri Juliarty, vaksinasi HPV menjadi salah satu langkah preventif untuk melindungi perempuan dari risiko kanker serviks. Upaya pencegahan tersebut dinilai penting, terutama bagi ASN perempuan yang setiap hari menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap, melalui program ini, para pegawai perempuan dapat lebih memperhatikan kesehatan sehingga mampu menjalankan aktivitas dan pekerjaan secara optimal.
Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, ASN diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Andi Sri Juliarty menjelaskan, vaksinasi HPV sebenarnya bukan kegiatan baru di Balikpapan. Sebelumnya, vaksinasi serupa telah dilaksanakan melalui Dharma Wanita, dengan kesempatan bagi anggota keluarga untuk turut memanfaatkan layanan tersebut.
Namun, momentum HUT ke-55 KORPRI kali ini dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi, khususnya bagi ASN perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.
Dalam pelaksanaannya, KORPRI Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Bio Farma untuk menyediakan layanan vaksinasi dengan harga yang lebih terjangkau.
Ia menyebutkan, harga vaksin dalam program tersebut lebih ekonomis dibandingkan dengan biaya yang ditawarkan di sejumlah fasilitas kesehatan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena adanya subsidi dari KORPRI Pusat.
"Ini sangat menguntungkan karena dari sisi harga, jika dibandingkan dengan harga di fasilitas kesehatan lainnya, jauh lebih murah karena mendapat subsidi dari KORPRI Pusat," jelasnya.
Terkait jumlah peserta, Andi Sri Juliarty mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tersebut tidak dibatasi oleh target tertentu. ASN perempuan yang ingin mengikuti program tersebut dipersilakan memanfaatkan layanan yang tersedia.
Sementara itu, masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin HPV di luar program tersebut juga dapat menanyakan ketersediaan layanan kepada rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Vaksin HPV telah tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan, meskipun harga dan ketentuan pelayanannya dapat berbeda.
Melalui program vaksinasi ini, KORPRI berharap kesadaran terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks semakin meningkat, terutama di kalangan perempuan.
Vaksinasi HPV merupakan salah satu upaya pencegahan infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Selain vaksinasi, pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai rekomendasi tenaga medis juga penting untuk mendukung deteksi dini.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-55 KORPRI, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan ASN perempuan di Kota Balikpapan. (ADV/Diskominfo Balikpapan)
Tulis Komentar