Iklan Dua

Bukan Cuma Soal Angka di Rapor, Bupati Mudyat Noor Desak Sekolah Perkuat Karakter Siswa

$rows[judul]


Porosnusantaranews, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mewanti-wanti para pendidik dan orang tua agar tidak terjebak pada kejaran nilai akademik semata. 

Di hadapan ratusan wali murid, Mudyat menegaskan bahwa kegagalan membangun mental dan akhlak anak sejak dini berisiko melahirkan generasi yang rapuh saat menghadapi tekanan lingkungan.

Pesan bernada reflektif itu disampaikan Mudyat saat menyalurkan program Kartu Penajam Cerdas (KPC) di SMP Negeri 5 PPU, Jumat, 6 November 2026. 

Ia mengingatkan bahwa ruang kelas harus menjadi kawah candradimuka yang membentuk manusia secara utuh—baik dari segi kecerdasan otak, jiwa, maupun raga.

"Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar, mulai dari PAUD, TK, hingga sekolah dasar," kata Mudyat. 

Menurut dia, fondasi yang kokoh di fase awal ini menjadi penentu utama ketika anak memasuki masa pubertas. 

Sebuah fase krusial saat rasa ingin tahu memuncak dan rentan terseret arus negatif pergaulan.

Mudyat pun membidik potret buram lingkungan sekolah hari ini, dengan menitipkan pesan kepada para guru untuk menciptakan ekosistem belajar yang sehat. 

Sekolah, kata dia, wajib mengikis habis sejumlah persoalan klasik remaja:

• Praktik perundungan (bullying) yang merusak mental.

• Tawuran dan perkelahian antar pelajar.

• Egoisme individual dengan mendorong kultur saling membantu dan belajar kelompok.

Di sisi lain, Mudyat memastikan komitmen Pemkab PPU untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan program KPC. 

Skema bantuan tunai ini diharapkan dapat terus diperluas ke seluruh jenjang pendidikan seiring dengan menguatnya kapasitas anggaran daerah ke depan.

Bagi Mudyat, KPC bukan sekadar instrumen penambal biaya seragam dan sepatu sekolah, melainkan bagian dari investasi jangka panjang daerah.

"Generasi penerus ke depan tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga disertai pendidikan karakter agar tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan berakhlak baik," ujarnya menyudahi arahan.(adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)