Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Penurunan volume air waduk mulai mengurangi pasokan air baku untuk pelayanan air bersih di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, akibat dampak El Nino.
Kondisi tersebut membuat kapasitas produksi dua instalasi pengolahan air (IPA) Teritip dan Km13 milik Perumda Tirta Manggar Balikpapan (PTMB) mengalami penurunan.
Direktur Operasional PTMB Ali Rachman mengatakan, dua IPA yang terdampak berada di kawasan Tritip dan KM 12. Berkurangnya pasokan air baku membuat kedua instalasi tersebut tidak dapat beroperasi seperti dalam kondisi normal.
IPA yang melayani kawasan Tritip, misalnya, kini hanya mampu memproduksi sekitar 100 hingga 110 liter air per detik. Padahal, kapasitas produksinya dalam kondisi normal dapat mencapai 200 liter per detik.
"Dua IPA pengolahan yang terganggu, yang pertama yang ke Tritip. Biasanya kapasitas 200 liter per detik atau sampai 120, sekarang menurun menjadi 100 sampai 110 liter per detik," kata Ali, Senin (7/9/2026).
Penurunan kapasitas juga terjadi pada IPA KM 12. Bahkan, instalasi tersebut tidak dapat beroperasi secara penuh dan hanya dijalankan pada waktu tertentu dalam sehari.
"Begitu juga yang ada di IPA KM 12, yang bisa sampai 80 atau 100 liter per detik, sekarang mati total dan hanya bisa menggunakan operasi beberapa dalam sehari," ujarnya.
Gangguan produksi tersebut berimbas pada durasi distribusi air kepada pelanggan di wilayah pelayanan kedua IPA. PTMB masih menyalurkan air, tetapi aliran tidak dapat diberikan selama 24 jam seperti kondisi normal.
"Untuk pelayanan di dua IPA tersebut, mohon maaf kami hanya bisa melayani mungkin tidak bisa maksimal 24 jam, tetapi akan mendapatkan air mungkin di bawah 12 jam," jelas Ali.
Ali memastikan pelanggan tetap memperoleh pasokan air meskipun durasi pelayanan berkurang. PTMB, kata dia, terus mengupayakan distribusi air di tengah keterbatasan air baku.
"Yang jelas untuk pelayanan tersebut tetap akan mendapatkan air, cuma belum secara optimal seperti biasanya," katanya.
Sementara itu, PTMB menyatakan pelayanan pada IPA lainnya masih berjalan normal. Gangguan teknis seperti kebocoran juga masih dapat ditangani sehingga tidak mengganggu pelayanan secara luas.
"Untuk pelayanan di IPA lain-lain masih seperti biasa, tidak ada gangguan," pungkas Ali. (man/mto)
Tulis Komentar