Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Raja Siraj, menyoroti masih adanya sejumlah usulan masyarakat di wilayah Balikpapan Timur yang telah diajukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), namun hingga kini belum diakomodasi oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
Hal itu disampaikan Raja Siraj saat menggelar reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Jalan Mulawarman RT 07 Gang Keluarga, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Rabu (1/7/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ratusan warga menghadiri kegiatan itu dan menyampaikan berbagai persoalan yang masih mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Raja Siraj mengatakan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga merupakan kebutuhan yang mendesak karena berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.
"Kalau ditanya mana yang paling mendesak, semuanya mendesak. Warga menyampaikan keluhan yang ada di RT masing-masing. Salah satunya masih ada beberapa wilayah di Balikpapan Timur, bukan hanya di Teritip atau RT 07 saja, yang usulannya sudah masuk Musrenbang tetapi belum diakomodasi oleh pemerintah kota," ujar Raja Siraj kepada wartawan.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD. Karena itu, pihaknya turun langsung menemui masyarakat untuk mendengar persoalan sekaligus menindaklanjuti berbagai usulan yang belum terealisasi.
"Ini yang kami sayangkan. Tentunya kami turun langsung kepada warga untuk membantu dan juga mem-follow up usulan tersebut," katanya.
Raja Siraj menjelaskan, usulan yang telah masuk dalam Musrenbang merupakan kebutuhan yang sebelumnya telah diprioritaskan oleh masyarakat bersama pemerintah di tingkat kelurahan.
Ia mencontohkan, salah satu usulan yang disampaikan warga berasal dari Gang Empang di RT 07. Selain itu, masih terdapat sejumlah usulan dari gang-gang lain yang telah diajukan oleh ketua RT melalui Musrenbang.
"Yang masuk Musrenbang tentunya menjadi skala prioritas. Tadi juga disebutkan ada Gang Empang di RT 07, kemudian ada beberapa gang lainnya yang memang sudah diusulkan oleh ketua RT melalui Musrenbang," ujarnya.
Sebagian besar usulan tersebut berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar, terutama peningkatan kualitas jalan.
"Mayoritas memang perbaikan jalan karena masih banyak jalan tanah yang ada di Balikpapan Timur, khususnya di wilayah Teritip," kata Raja Siraj.
Sebagai anggota Komisi III DPRD yang membidangi infrastruktur dan bermitra dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Raja Siraj menegaskan akan terus mengawal agar usulan masyarakat dapat segera direalisasikan.
Menurut dia, Komisi III secara rutin melakukan tindak lanjut terhadap berbagai aspirasi masyarakat, termasuk berkoordinasi dengan Dinas PU agar pembangunan di wilayah yang masih tertinggal dapat dipercepat.
"Kalau kami selalu mem-follow up. Apalagi kami di Komisi III yang menjadi mitra PU. Tentu PU juga sudah memberikan komitmen kepada kami untuk membantu warga Kota Balikpapan, khususnya salah satu wilayah yang masih sedikit tertinggal, yaitu Balikpapan Timur," ujar Raja Siraj. (mto)
Tulis Komentar