Iklan Dua

Truk Sawit Rusak Jalan Nasional di Kutai Barat, Aktivitas Ekonomi Terancam

$rows[judul]

Porosnusantaranews, SENDAWAR - Sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, mengalami kerusakan cukup parah akibat tingginya frekuensi kendaraan berat, terutama truk pengangkut kelapa sawit dan crude palm oil (CPO). Kondisi ini mengancam kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Kerusakan jalan dipicu sebagian oleh kendaraan over dimension over load (ODOL) yang mempercepat penurunan kualitas jalan. Meskipun begitu, aktivitas kendaraan pengangkut komoditas tetap berjalan karena memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi lokal.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Provinsi Kaltim mengusulkan peningkatan kelas jalan nasional di Kutai Barat agar daya tahan jalan lebih kuat dan mobilitas masyarakat lebih lancar. Saat ini, perbaikan tengah dilakukan di beberapa ruas, termasuk Nayan-Simpang Blusuh hingga Simpang Tiga Damai-Barong Tongkok-Sendawar.

Proyek perbaikan sepanjang 111 kilometer dari batas Kutai Kartanegara-Kutai Barat hingga Simpang Blusuh bernilai kontrak sekitar Rp73 miliar dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

“Perbaikan ini diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah,” ujar wakil gubernur Seno Aji. 

Sebagai informasi tambahan, wakil gubernur bersama jajaran perangkat daerah sempat meninjau kondisi ruas jalan dari Tenggarong hingga Sendawar pada Sabtu (14/3/2026) dalam rangka Safari Ramadan, untuk melihat titik-titik rusak dan aktivitas kendaraan berat di lapangan. (*/mto)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)