Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur bakal menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Jumat (13/2/2026). Acara terbuka untuk umum ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 Wita hingga sekitar pukul 04.00 Wita.
Pagelaran wayang akan mengangkat lakon Semar Mbangun Kahyangan dengan dalang Ki Bayu Aji, putra mendiang maestro wayang Ki Anom Suroto. Sejumlah seniman ternama turut dihadirkan, di antaranya sinden Niken Salindri, pelawak wayang Gareng Semarang, serta Ciblet Banyumasan.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yulianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri melestarikan budaya Nusantara sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.
“Wayang bukan hanya milik budaya Jawa, tetapi merupakan warisan budaya Nusantara yang sarat nilai filosofis. Melalui pagelaran ini, Polri ingin menyampaikan pesan tentang keadilan, keseimbangan, dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Yulianto saat jumpa pers di Gedung Rupatama Mako Polda Kaltim, pada Rabu (4/2/2026). Ia didampingi Karo Penmas AKBP Musliadi Mustafa.
Menurut Yulianto, filosofi dalam dunia pewayangan menggambarkan peran Polri sebagai ksatria penjaga ketentraman yang melawan kejahatan, sekaligus sebagai punakawan yang hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, melindungi, dan melayani secara humanis.
“Polri diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang, namun tetap membumi dan dekat dengan rakyat, sebagaimana nilai-nilai yang tercermin dalam wayang,” jelasnya.
Pagelaran ini juga diharapkan dapat membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap seni pertunjukan wayang, khususnya bagi warga perantauan yang rindu suasana budaya kampung halaman.
Tak hanya menyuguhkan hiburan budaya, Polda Kaltim juga menyiapkan berbagai door prize menarik. Hadiah utama berupa umrah untuk dua orang, lima unit sepeda motor, sepeda, televisi, telepon genggam, voucher belanja, serta sejumlah hadiah lainnya.
“Kupon door prize akan dibagikan langsung di lokasi. Setiap penonton hanya berhak mendapatkan satu kupon,” kata Yulianto.
Panitia juga akan menghadirkan stan UMKM serta dapur lapangan Brimob yang menyediakan makanan gratis bagi penonton selama persediaan masih ada. Pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi dapat berkoordinasi melalui Polresta Balikpapan.
Sekitar 1.500 undangan resmi dijadwalkan hadir. Meski demikian, masyarakat umum tetap dipersilakan menonton secara gratis. Polda Kaltim juga menyiapkan videotron dan siaran langsung melalui kanal resmi agar masyarakat yang tidak hadir tetap bisa menyaksikan pertunjukan.
“Filosofi Semar Mbangun Kahyangan dimaknai sebagai harapan agar Kalimantan Timur menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh masyarakat, baik penduduk asli maupun pendatang,” pungkas Yulianto. (mto)
Tulis Komentar