Iklan Dua

Pemkot Balikpapan Gelar Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin Manggar, Ingatkan Zakat Fitrah

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pada hari ketujuh pelaksanaan, kegiatan digelar di Masjid Al-Muhajirin, Jalan Mulawarman Batakan RT 21, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Kamis (12/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, jamaah masjid, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Safari Ramadan menjadi agenda rutin Pemkot Balikpapan setiap bulan suci Ramadan. Selain sebagai kegiatan ibadah, momentum ini juga dimanfaatkan pemerintah untuk menyampaikan pesan pembangunan sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat.

Wali Kota Balikpapan yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, mengatakan Safari Ramadan menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat bertemu langsung dengan warga sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Safari Ramadan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kami bisa bertatap muka langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun kota,” ujar Agus Budi Prasetyo.



Menurutnya, kedekatan antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kota yang harmonis dan kondusif.

Ia menambahkan, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Karena itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan momentum tersebut dengan memperbanyak ibadah, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar terus menjaga kerukunan, ketertiban, serta semangat gotong royong di lingkungan masing-masing. Agus Budi menegaskan, keamanan dan kenyamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mengimbau umat Muslim untuk menunaikan zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan ketentuan Kementerian Agama Kota Balikpapan, zakat fitrah tahun 2026 ditetapkan setara dengan 3 kilogram beras atau dalam bentuk uang sebesar Rp42.000 hingga Rp54.000 per jiwa.

Pemkot juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Warga diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta menghindari pemborosan, terutama pada bahan makanan.

Sementara itu, dalam sambutan tertulisnya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian sosial.



Ia berharap nilai-nilai kesabaran, kebersamaan, dan kepedulian yang tumbuh selama Ramadan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Safari Ramadan yang rutin digelar setiap tahun tersebut, Pemkot Balikpapan berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, keharmonisan sosial dapat terjaga sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Balikpapan sebagai kota yang nyaman, damai, dan inklusif bagi seluruh warganya. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)