Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Lonjakan aktivitas digital masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berdampak langsung pada peningkatan trafik data di jaringan Telkomsel Kalimantan. Operator seluler pelat merah itu mencatat kenaikan lalu lintas data hingga 15,16 persen dibandingkan rata-rata hari biasa sepanjang 2025, bahkan naik 16,28 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Puncak konsumsi data terjadi pada malam pergantian tahun, 1 Januari 2026, dengan total trafik mencapai 7,19 petabyte. Telkomsel memastikan lonjakan tersebut tetap terlayani dengan baik berkat kesiapan infrastruktur jaringan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.
General Manager Regional Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya, mengatakan bahwa Telkomsel berupaya menjaga kualitas layanan di momen dengan kebutuhan konektivitas tinggi seperti Nataru.
“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami berkomitmen merespons keluhan secara cepat dan menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan. Capaian ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan,” ujarnya, pada Selasa (14/1/2026).
Hiburan dan Komunikasi Dominasi Trafik
Berdasarkan catatan Telkomsel, aktivitas digital pelanggan selama Nataru didominasi layanan hiburan dan komunikasi. Layanan gim daring mencatatkan pertumbuhan tertinggi, naik 39,48 persen dengan puncak trafik pada 21 Desember 2025.
Layanan pesan instan dan panggilan video tumbuh 27,73 persen dan mencapai puncak pada 1 Januari 2026. Sementara itu, video streaming meningkat 24,30 persen, media sosial naik 21,06 persen, dan layanan e-commerce bertumbuh 14,72 persen.
Sejumlah aplikasi menjadi penyumbang trafik data terbesar, di antaranya YouTube, Instagram, Facebook, WhatsApp, serta TikTok yang mencatat pertumbuhan payload tertinggi hingga 24,96 persen.
Meski layanan data mendominasi, trafik SMS juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 33,54 persen dibandingkan hari biasa. Adapun layanan suara (voice) tumbuh 3,42 persen.
Andalkan AI untuk Optimasi Jaringan
Telkomsel mengungkapkan keberhasilan menjaga stabilitas jaringan selama Nataru tidak lepas dari pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence Autonomous Network (AI AN). Teknologi ini digunakan untuk memantau dan mengelola jaringan secara otomatis di 437 titik keramaian nasional, termasuk 30 titik di Kalimantan.
Penerapan AI tersebut dinilai efektif karena mampu mendeteksi dan menangani potensi gangguan secara cepat. Secara nasional, jumlah insiden jaringan tercatat menurun hingga 21,92 persen.
Kutai Kartanegara Tertinggi
Dari sisi wilayah, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan lalu lintas data tertinggi selama Nataru, mencapai 465,39 terabyte. Disusul Kabupaten Kutai Timur sebesar 438,94 terabyte, Kota Samarinda 407,35 terabyte, Kota Balikpapan 326,71 terabyte, dan Kabupaten Berau 275,29 terabyte.
Wendy menegaskan, Telkomsel akan terus meningkatkan Quality of Service (QoS) agar layanan digital semakin optimal. “Kami ingin memastikan kualitas jaringan dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Selama periode Nataru, Telkomsel juga melakukan drive test jaringan 4G dan 5G, serta menyiagakan Posko Siaga Network yang terdiri dari dua posko utama, lima posko reguler, 13 posko mitra, 70 outlet siaga, 110 direct sales, dan 271 sales force di berbagai titik strategis Kalimantan. Telkomsel juga menghadirkan beragam penawaran khusus untuk mendukung kenyamanan pelanggan selama libur akhir tahun.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan siaga Nataru Telkomsel dapat diakses melalui laman www.telkomsel.com/siaga.
Tulis Komentar