Iklan Dua

H Ahmad Rustam Nahkodai Himas Kaltim, Dorong Generasi Muda Aktif Berorganisasi

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Warga Sinjai di Kalimantan Timur diminta tidak sekadar menjadi perantau dan pelaku pembangunan. Mereka didorong berani mengambil peran lebih besar, termasuk di ranah politik.

Pesan itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Masyarakat Sinjai (Himas) Kalimantan Timur periode 2026–2031, H Ahmad Rustam, setelah resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP Himas H Eddy Salassa di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome BaBalikpapan pada Rabu (2/9/2026) malam.



Dalam kepengurusan baru tersebut, Ahmad Rustam didampingi Hidayat Jamal Noor sebagai sekretaris dan H Yusri sebagai bendahara.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW Himas Kaltim berlangsung khidmat. Hadir menyaksikan langsung Ustadz Das’ad Latif, jajaran Pengurus DPW Provinsi Kaltim, masyarakat Sinjai Kota Balikpapan dan sejumlah daerah di Kaltim, serta para tamu undangan.

Sejumlah pejabat turut hadir. Di antaranya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Gubernur Kaltara, Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Bupati PPU, Ketua DPRD Balikpapan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim dan Kota Balikpapan, serta Ketua Umum DPP Himas Eddy Salassa.

Ribuan warga asal Sinjai yang tinggal dan menetap di berbagai wilayah Kalimantan Timur juga memadati acara tersebut. Ustadz kondang tanah air, Das’ad Latif, hadir sekaligus mengisi ceramah agama.

Sebelum prosesi pelantikan, acara diisi ceramah agama dengan tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut juga dirangkai dengan peluncuran kartu tanda anggota (KTA) Himas Kaltim.

Antusiasme warga semakin tinggi karena panitia menyediakan ratusan hadiah. Mulai setrika listrik, kompor gas, kipas angin, rice cooker, sepeda listrik hingga hadiah utama berupa tiga paket umrah gratis yang dikhususkan bagi warga asal Sinjai.

Dorong Anak Muda Berani Ambil Peran

Ahmad Rustam mengatakan, menjadi Ketua DPW Himas Kaltim merupakan kehormatan sekaligus amanah besar. Karena itu, dia berkomitmen membawa organisasi tersebut semakin besar dengan melibatkan generasi muda.

Dia menyebut, dirinya masih tergolong anak muda sehingga ingin merangkul generasi muda Sinjai agar ikut bersemangat membesarkan Himas di Kaltim.

“Jabatan ini kehormatan sekaligus amanah yang besar. Ini cita-cita orang tua kita bagaimana saya memimpin Himas ini. Karena saya masih golongan anak muda, saya ingin merangkul anak muda supaya bersemangat membesarkan Himas di Kalimantan Timur,” kata Ahmad Rustam.

Menurut dia, Himas Kaltim sejatinya sudah mulai bekerja sebelum kepengurusan dilantik. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial.

Untuk pertama kalinya, Himas Kaltim memiliki akun Instagram. Selain itu, organisasi tersebut juga berinisiatif menjadi pelopor penerbitan KTA Himas di Indonesia.
Program lain yang disiapkan adalah validasi data warga Sinjai di Kaltim. Data yang selama ini disebut mencapai sekitar 60 ribu warga Sinjai akan divalidasi menggunakan smart code berbasis sistem yang didukung perbankan.

“Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan mulus dan khidmat,” ujarnya.
Ahmad juga mengingatkan sejarah kontribusi warga Sinjai di Kaltim. Pada era almarhum Mukmin Faisal, masyarakat Sinjai bahkan pernah menempatkan putra daerahnya sebagai Wakil Gubernur Kaltim.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi generasi berikutnya.

“Minimal kita samakan atau bisa lebih tinggi. Putra-putra terbaik dari Sinjai harus berani mengambil peran,” tegasnya.

Dia secara khusus mendorong warga Sinjai di Balikpapan untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik 2029. Termasuk kemungkinan adanya warga Sinjai yang maju dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan.

“2029 tidak lama lagi. Warga Sinjai, putra-putra terbaik dari Sinjai harus berani tampil. Khususnya di Kota Balikpapan harus ada yang berani maju untuk pilwali 2029. Saya tidak tahu siapa orangnya, yang jelas harapan kita harus ada yang berani mengambil peran politik agar lebih banyak bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memberikan apresiasi kepada pengurus baru Himas Kaltim. Dia berharap organisasi tersebut tidak hanya aktif ketika menggelar kegiatan seremonial.

“Atas nama Pemerintah Kalimantan Timur, kami mengucapkan selamat kepada ketua dan seluruh pengurus Himas Kalimantan Timur periode 2026–2031 yang baru saja dilantik,” kata Rudy.

Dia juga mengapresiasi keluarga besar Himas yang selama ini menjaga silaturahmi, persaudaraan, dan semangat kebersamaan masyarakat Sinjai di Kaltim.

Menurut Rudy, masyarakat Sinjai memiliki sejarah panjang dalam merantau dan membangun kehidupan di berbagai daerah. Ketika datang ke tempat baru, masyarakat Sinjai tidak hanya membawa harapan untuk memperoleh kehidupan lebih baik, tetapi juga membawa budaya, etos kerja, dan semangat persaudaraan.

Karena itu, Rudy berharap Himas Kaltim menjadi organisasi yang kuat, kompak, dan memiliki daya dorong untuk menggerakkan pembangunan.

“Jangan hanya besar pada saat kegiatan pelantikan, jangan hanya ramai pada saat foto bersama. Yang paling utama adalah bagaimana organisasinya aktif, betul-betul efektif, dan manfaatnya dapat dirasakan,” tegasnya.



Manfaat tersebut, lanjut Rudy, tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Sinjai di Kaltim, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

Dia menyebut masyarakat Sinjai memiliki darah pejuang, keberanian, harga diri, dan semangat merantau. Karena itu, warga Sinjai diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga tampil sebagai pelaku dan penggerak.

“Harus bisa menjadi bagian dari sejarah kemajuan Kalimantan Timur,” ujarnya.
Rudy juga berpesan kepada pengurus Himas yang baru agar tidak menjadikan jabatan organisasi sebagai tujuan utama.

“Jangan cari jabatan di Himas, tetapi yang paling utama adalah pengabdian. Pengabdian kita hari ini akan menjadi warisan untuk generasi-generasi masa yang akan datang,” katanya.

Dia menambahkan, yang perlu dicari bukan siapa yang paling terkenal, melainkan siapa yang paling memberikan manfaat.

“Mari kita buktikan masyarakat Sinjai di Kalimantan Timur bukan hanya pandai merantau, tetapi juga pandai membangun, pandai bersatu, dan pandai memberikan manfaat. Himas harus besar, Himas harus solid, dan Himas harus hadir untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur,” tegas Rudy. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)