Iklan Dua

Tabuhan Gendang Aiptu Iwan Dekatkan Polisi dengan Warga Balikpapan

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Polisi tak selalu harus hadir dalam situasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Lewat seni dan budaya, kedekatan antara polisi dan masyarakat juga bisa dibangun. Hal itu ditunjukkan Aiptu Iwan, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan, yang turut menghibur warga melalui seni tabuh gendang Jawa.

Dikenal memiliki jiwa seni tinggi, Aiptu Iwan kerap hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan. Bersama kelompok Pentas Seni Nuansa Jawa, dia menunjukkan kepiawaiannya menabuh gendang, menghadirkan irama khas yang membangkitkan semangat penonton.

Suasana pertunjukan pun semakin meriah. Tabuhan gendang yang dimainkan dengan penuh penghayatan mampu menarik perhatian warga. Tak sedikit penonton yang larut dalam suasana, menikmati hiburan, hingga ikut berjoget mengikuti irama musik Jawa.

Kehadiran Aiptu Iwan bukan hanya di panggung kesenian. Dia juga kerap menyambangi sejumlah kafe di Kota Balikpapan untuk menyumbangkan lagu dan menghibur para pengunjung.

Namun, di balik aktivitasnya menghibur masyarakat, ada pesan lain yang turut disampaikan. Di sela-sela kegiatan tersebut, Aiptu Iwan tetap menyisipkan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama.

Pendekatan melalui seni dinilai menjadi cara yang lebih cair untuk membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat. Pesan keamanan pun dapat disampaikan tanpa harus menciptakan jarak antara petugas dan warga.

Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol MD Djauhari mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan anggotanya. Menurut dia, aktivitas tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

"Ini adalah bentuk nyata polisi humanis, dekat dengan masyarakat. Dengan seni dan budaya, pesan kamtibmas akan lebih mudah diterima masyarakat," ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy. Dia mendukung penuh kegiatan positif personel yang mampu membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

"Polri harus hadir tidak hanya saat ada masalah, tapi juga dalam suka cita masyarakat. Seperti yang dilakukan Aiptu Iwan ini, seni menjadi jembatan untuk lebih dekat dengan warga. Ini yang kita harapkan, Polri yang humanis dan dicintai masyarakat," ungkapnya.

Aksi Aiptu Iwan pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadirannya tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan sosok polisi yang lebih dekat, akrab, dan membaur dengan warga.

Melalui perpaduan seni, budaya, dan pesan kamtibmas, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa membangun keamanan tidak semata-mata dilakukan melalui penegakan hukum. Kedekatan, komunikasi, dan partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)