Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Sebuah truk pengangkut logistik terbalik di Jalan Soekarno-Hatta KM 5, Balikpapan Utara, pada Senin (12/10/2026). Kendaraan tersebut diduga kehilangan tenaga saat melintasi tanjakan akibat kelebihan muatan. Beruntung, insiden kecelakaan tunggal itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, truk tersebut diketahui menggunakan identitas Alwi Jaya Trans. Perusahaan angkutan itu melayani pengiriman barang lintas pulau menggunakan kapal feri, dengan rute Surabaya–Balikpapan. Muatan yang diangkut berupa logistik dalam skala besar.
Dugaan kelebihan muatan menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan tersebut. Beban yang berlebih diduga membuat kendaraan kehilangan tenaga saat menanjak hingga berujung terbalik ketika melakukan manuver berbelok.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Oddang, menilai kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Menurut dia, insiden truk terbalik yang diduga berkaitan dengan kelebihan muatan seharusnya menjadi perhatian serius instansi terkait.
“Seharusnya instansi terkait melakukan pengawasan dan penertiban. Jangan sampai terjadi pembiaran,” tegasnya, pada Senin (12/10/2026).
Politikus yang mewakili daerah pemilihan Balikpapan Utara tersebut menekankan pentingnya evaluasi terhadap pengawasan kendaraan angkutan barang. Sebab, kejadian serupa disebut telah berulang kali terjadi sehingga membutuhkan langkah konkret untuk mencegah insiden serupa terulang.
Oddang mengakui keberadaan truk pengangkut logistik memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk distribusi bahan pokok. Namun, operasional angkutan barang dari luar daerah juga harus memperhatikan kelayakan kendaraan serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Ia meminta kendaraan angkutan barang, khususnya truk dari luar daerah, menjalani uji berkala atau kir sesuai ketentuan. Selain itu, aspek kelayakan jalan dan keselamatan kendaraan perlu menjadi perhatian agar aktivitas distribusi logistik tidak mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya. (ram/mto)
Tulis Komentar