Porosnusantaranews, BALIKPAPAN – Di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Balikpapan, aktivitas masyarakat tidak serta-merta berhenti. Sebagian warga tetap harus bekerja di luar ruangan, melintasi jalanan, hingga menjalankan pekerjaan yang menuntut mereka berhadapan langsung dengan kondisi udara yang memburuk.
Situasi ini menjadi perhatian Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud. Ia turun langsung membagikan masker kepada masyarakat di depan rumah jabatan Wali Kota Balikpapan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang masih beraktivitas di tengah kabut asap.
Bagi Nurlena, kondisi udara yang dihadapi masyarakat saat ini bukan persoalan yang bisa diabaikan. Terlebih, dampaknya berpotensi dirasakan oleh warga yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan.
“Udara yang kita hirup sekarang memang berbahaya,” ujarnya saat kegiatan pembagian masker.
Pembagian masker tersebut menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang tidak sehat. Meski sederhana, masker diharapkan dapat menjadi perlindungan awal bagi warga yang harus tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.
Nurlena mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan bersama sejumlah pihak, termasuk kecamatan-kecamatan di Kota Balikpapan. Ia berharap pembagian masker tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
Menurutnya, kepedulian terhadap warga di tengah kabut asap membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, organisasi masyarakat, hingga komunitas diharapkan dapat bergerak bersama membantu mereka yang membutuhkan.
“Terus bergerak, terus berdaya untuk warga kita semua,” katanya.
Masker Dibagikan Melalui Kecamatan
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 masker disebut telah disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat. Masker kemudian disalurkan melalui kecamatan agar distribusinya dapat menjangkau warga di wilayah masing-masing.
Dalam keterangannya, Nurlena juga menyebut angka pembagian yang diperkirakan mencapai sekitar 10.000 lembar. Jumlah tersebut perlu dipastikan kembali untuk mengetahui total masker yang telah disediakan dan disalurkan melalui berbagai pihak.
Penyaluran melalui kecamatan diharapkan mempermudah distribusi, terutama bagi masyarakat yang pekerjaannya mengharuskan mereka berada di luar ruangan dalam waktu cukup lama.
Kelompok pekerja lapangan menjadi salah satu pihak yang perlu mendapat perhatian ketika kualitas udara memburuk. Mereka tidak selalu memiliki keleluasaan untuk menghentikan pekerjaan, meskipun kondisi lingkungan sedang tidak mendukung.
Karena itu, dukungan berupa pembagian masker diharapkan dapat membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampak kabut asap.
Mengajak Organisasi dan Komunitas Ikut Bergerak
Nurlena juga berharap semakin banyak organisasi dan komunitas yang tergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, kepedulian bersama diperlukan agar upaya membantu warga tidak hanya bergantung pada satu pihak.
Partisipasi masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk membantu distribusi masker dan memberikan perhatian kepada warga yang harus bekerja di luar ruangan.
Semakin luas keterlibatan berbagai elemen, semakin besar pula peluang bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah kondisi udara yang memburuk, perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi hal penting. Warga yang memiliki pilihan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan diharapkan dapat melakukannya, terutama ketika kabut asap semakin pekat.
Sementara itu, penggunaan masker perlu diiringi langkah perlindungan lainnya. Masyarakat sebaiknya mengurangi paparan asap, menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan imbauan kesehatan.
Pembagian masker yang dilakukan Nurlena bersama sejumlah pihak menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga Balikpapan. Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ajakan agar masyarakat tidak mengabaikan kondisi udara yang sedang dihadapi.
Di tengah situasi tersebut, semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh. Sebab, ketika sebagian warga masih harus berjuang menjalankan aktivitas di tengah kabut asap, dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membantu mereka menghadapi keadaan. (ADV/Diskominfo Balikpapan)
Tulis Komentar