Iklan Dua

Infrastruktur Gunung Samarinda Jadi Perhatian Halili, Jalan dan Drainase Terus Dikawal

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Aspirasi warga menjadi perhatian Anggota DPRD Balikpapan dari daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, Halili Adinegara. Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan itu memastikan kebutuhan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan drainase, terus dikawal.

Salah satu yang menjadi perhatian Halili adalah akses jalan pintas yang menghubungkan Strat 1 dengan Strat 2, tepatnya di kawasan Patung Akabri, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.

Menurut Halili, pelebaran jalan tersebut merupakan aspirasi warga yang sudah disampaikan sejak lama. Bahkan, sebelum dirinya duduk sebagai anggota DPRD Balikpapan, saat masih menjadi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), warga telah meminta agar akses tersebut diperlebar.

“Karena kami dipilih oleh masyarakat, tentu permintaan masyarakat wajib kami akomodasi. Kebutuhan ini juga sudah lama disampaikan. Bahkan sebelum saya menjadi anggota DPRD, ketika masih menjadi Ketua LPM, warga sudah meminta jalan tersebut dilebarkan,” kata Halili, kepada wartawan, pada Senin (10/8/2026). 

Dia menjelaskan, akses tersebut memiliki fungsi penting bagi warga karena menjadi jalan pintas sekaligus salah satu penghubung utama antara Strat 1 dan Strat 2.

“Di situ akses utama antara Strat 1 dan Strat 2. Jadi jalan pintas. Sampai sekarang masih ada beberapa meter yang belum terlaksana. Mudah-mudahan ke depan saya bisa menyelesaikan pembangunan jalan yang ada di antara Strat 1 dan Strat 2, tepatnya di kawasan Patung Akabri,” ujarnya.

Tak hanya jalan, pembangunan drainase di kawasan tersebut juga telah dikerjakan. Halili menyebut, sejumlah bagian tinggal dilanjutkan agar penanganan infrastruktur di kawasan itu bisa lebih optimal.

“Drainasenya juga sudah saya kerjakan. Tinggal melanjutkan saja. Berikutnya saya bisa mengakomodasi kegiatan pembangunan yang ada di RT 18 maupun RT 19,” tuturnya.

Halili menyebut kebutuhan infrastruktur di RT 18 dan RT 19 memang berbeda. Untuk RT 19, kebutuhan utama warga adalah drainase. Pembangunan drainase di kawasan tersebut bahkan sudah pernah dikerjakannya ketika masih menjabat sebagai Ketua LPM Gunung Samarinda.
Sementara itu, pembangunan di RT 18 kali ini diperjuangkan setelah dirinya menjadi anggota DPRD Balikpapan.

“RT 19 memang membutuhkan drainase dan itu sudah pernah saya laksanakan. Alhamdulillah, setelah menjadi anggota DPRD, saya juga bisa memperjuangkan kegiatan di dua titik, baik drainase maupun semenisasi jalan,” jelasnya.

Untuk pekerjaan semenisasi, jalan yang telah dikerjakan memiliki panjang kurang lebih 100 meter dengan lebar sekitar 5,5 meter. Namun, warga meminta agar pembangunan tidak berhenti pada titik tersebut dan bisa dituntaskan hingga seluruh akses tersambung.

“Kalau tidak salah, panjang awalnya sekitar 100 meter dengan lebar kurang lebih 5,5 meter. Tetapi masyarakat meminta agar di-full-kan atau diselesaikan seluruhnya,” ungkap Halili.

Dia mengakui belum dapat memastikan secara detail bagian mana saja yang masih membutuhkan penanganan. Sebab, dirinya belum sempat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
Karena itu, Halili berencana meninjau lokasi dalam waktu dekat.

“Insyaallah minggu depan saya turun ke lapangan. Nanti saya lihat kekurangannya ada di mana, mana yang masih kurang dan mana yang perlu dilanjutkan,” katanya.

Halili menambahkan, akses tersebut juga menjadi jalur menuju sekolah dasar (SD) dari kawasan Patung Akabri. Kondisi jalan yang sebelumnya masih menyempit kini mulai mendapatkan penanganan.

“Dari Patung Akabri itu nanti insyaallah sampai ke atas. Memang sebelumnya jalannya menyempit, tetapi sekarang alhamdulillah sudah mulai dilebarkan,” ujarnya.

Perhatian terhadap infrastruktur di Gunung Samarinda, lanjut Halili, bukan baru dilakukan setelah dirinya menjadi anggota DPRD. Saat masih menjabat sebagai Ketua LPM, dia mengaku telah memperjuangkan sejumlah pembangunan di wilayah tersebut.

“Di wilayah Gunung Samarinda, kurang lebih sudah 14 titik yang saya kerjakan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah pekerjaan tersebut telah rampung. Untuk jalan utama di kawasan Gunung Samarinda, Halili menyebut sebagian besar telah diselesaikan saat dirinya masih menjadi Ketua LPM.

“Kalau untuk jalan di Gunung Samarinda, secara umum sudah tidak ada lagi yang perlu dikerjakan untuk jalan utama. Tinggal sedikit-sedikit di gang. Jalan utama sudah saya selesaikan dulu waktu menjadi Ketua LPM,” terangnya.

Kini, setelah dipercaya menjadi anggota DPRD Balikpapan, Halili menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan tersebut, termasuk menyelesaikan bagian-bagian kecil yang masih membutuhkan perhatian.

“Alhamdulillah kemarin kami terpilih. Jadi tinggal melanjutkan saja hal-hal yang masih kurang dan menyempurnakan pekerjaan yang sudah ada,” pungkas politisi PKB tersebut. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)