Antisipasi Tawuran Yang Marak Di Kelurahan Cipinang Besar, Kapolres Jakarta Timur Diskusi Bersama Tokoh Masyarakat

Porosnusantaranews.Com | Jakarta-Untuk mengantisipasi dan menanggulangi tentang maraknya kejadian tawuran Warga diwilayah Kecamatan Jatinegara khususnya Kelurahan Cipinang Besar Utara,Kapolres Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan,SIK,M.Hum.bersama Kapolsek Jatinegara Kompol Yusuf Suhadma,Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Rensa Sastika Aktadiva, SH, SIK, MH,Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Timur Kompol M. Helmy Wibowo S.ST, SH, Wakapolsek Jatinegara AKP Aston Edward Sinaga, SH, Wakil Camat Jatinegara Endang Kartika dan Lurah Cipinang Besar Utara Evi Erawati,melaksanakan kegiatan
Sosialisasi Antisipasi Tawuran, bertempat Kediaman Ketua RW. 05 Jalan Prumpung Tengah No.25 RT. 04 RW. 05 Kelurahan Cipinang Besar Utara Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur.Senin (29/11/2021)Sore.

Turut hadir dalam acara sosialisasi antisipasi tawuran yang dihadiri oleh Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan, SIK, M.HUM dengan para warga lingkungan Kelurahan Cipinang Besar Utara Para Ketua RW,Ketua LMK,Ketua RT 3 & 4 di RW 08,Ketua RT 7 & 15 di RW 07,Ketua Siskomas, dan Para FKDM Kelurahan Cipinang Besar Utara.

Dalam sambutan Ketua RW. 05 Safri. mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Timur yang berkenaan telah hadir di acara sosialisasi antisipasi tawuran tersebut dan Ketua RW 05 Safri juga menjelaskan tentang daerah yang dominan tawuran yang terjadi di Kelurahan Cipinang Besar Utara juga menjelaskan tentang penyebab masalah timbulnya tawuran.

“Salah satu penyebab permasalahan tidak selesai selama kurang lebih dikarenakan pendidikan yang kurang memadai, dan tidak adanya antisipasi dari orang tua juga menjadi salah satu penyebab permasalahan tawuran antar warga.untuk frekwensi tawuran yang sangat dominan adalah di rw 07, 08, 11 dan 13.”jelas Ketua RW 05 Kelurahan Cipinang Besar Utara.

Kapolres Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan, SIK memulai acara kegiatan sosialisasi antisipasi Tawuran yang diawali dengan memberikan Sambutan.

“Pertama tama kita panjatkan puji syukur kehadirat tuhan YME sehingga kita masih dapat berkumpul pada sore hari ini.dan yang pertama mungkin sebagian warga bertanya-tanya ngemapa baru sekarang diadakan kegiatan seperti ini, namun mengingat terkendala pandemi jadi baru bisa terlaksana sore hari ini,Kemudian sebelum kita memulai pembahasan ini lebih jauh saya ingin menggali pertanyaan dari rekan-rekan warga sekalian, saya ingin tahu apa akar permasalahan sehingga sampai bertahan tahun masih terjadi tawuran di lingkungan kelurahan Cipinang Besar Utara.”ujar Kapolres.

BACA JUGA :  Polsek Kebon Jeruk Tangkap Spesialis Pencurian Pecah Kaca Mobil

Setelah sambutan dari Kapolres Metro Jakarta Timur tersebut dilanjutkan dengan diskusi Kapolres Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan SIK bersama dengan Para Ketua RW tentang akar permasalahan yang mengakibatkan sering terjadinya tawuran di wilayah mereka.

Ketua RW 08 Windu Agustian yang pertama kali memaparkan alasan kenapa sering terjadi tawuran di wilayah RW nya.

“Pada saat menjadi staf RW beberapa tahun lama antara Rw 07 dan Rw 08 itu bersatu tidak ada tawuran,namun setelah saya menjadi Rw pada saat pandemi antara Rw 07 dan Rw 08 terjadi tawuran dengan penyebab masalah wanita dan dan saling menantang.”jelas Ketua RW 08 ke Kapolres dan Jajarannya.

Ketua RW 08 juga menjelaskan tentang motif timbulnya tawuran.

“Motif yang lain adalah masalah rebutan Lahan Parkir dan ekonomi”tutupnya.

Sedangkan Ketua RW. 012 Bachtiar dalam kesempatan juga menjelaskan ke Forum diskusi bersama Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan SIK dengan jajaran tentang tawuran yang terjadi.

“Saya berpengalaman menangani anak yang tawuran kami amankan dan di bawa ke Polsek, namun imbasnya saya di musuhi oleh warga yang bermasalah.Masalah lain yaitu adanya anak dari Luar Cipinang Besar Utara yang ikut tawuran.”jelasnya.

Turaji Ketua RW 011 juga mengungkapkan akar permasalahan terjadinya tawuran di lingkungan RW nya ke forum tersebut.

“Menurut saya Kultur di Cipinang Besar Utara adalah lokasi rumah yang tidak memadai yaitu rumah yang sempit namun penghuninya banyak sehingga waktu istirahat dilakukan secara bergantian.
yang kedua adalah masalah minuman keras diwilayah Cipinang Besar Utara yang banyak dikonsumsi oleh anak ABG.”jelas Turaji Ketua RW 011.

Ketua RW 011 Turaji juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran kepolisian yang telah menjaga keamanan di lingkungannya.

BACA JUGA :  Polresta Bandara Soetta Gelar Donor Darah Konvalesen

“Terima kasih juga kepada pihak kepolisian yang telah menjaga keamanan di wilayah kami terutama Polsek Jatinegara dan Tim Rajawali.”ucapnya.

Dalam diskusi dengan Kapolres Jakarta Timur dan Jajaran Polsek Jatinegara Ketua RW. 009 Wisnu dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan permasalahan tawuran di wilayah RW nya.

“Adanya kost – kostan yang tidak mau menyerahkan identitas penghuni, sehingga saya berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan sudah di tindak lanjuti”jelas Wisnu Ketua RW 009.

Setelah mendengar pemaparan dari para ketua RW di lingkungan kelurahan Cipinang Besar Utara yang sering terjadinya tawuran, Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan SIK menjawab dan memberikan arahan kepada para ketua RW yang hadir.

“Para RT dan RW meningkatkan kembali fungsi Siskamling dan Ronda di setiap wilayahnya, jangan sungkan – sungkan meminta bantuan kepada Kapolsek,Jadikan warga masyarakat untuk memolisikan dirinya dengan cara mencegah aksi tawuran.”arahan Kapolres.

Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan SIK juga menjawab apa yang dipaparkan oleh para ketua RW tersebut.

“Terima kasih kepada bapak Windu atas masukannya, saya mencoba menjawab bagaimana mengantisipasi aksi tawuran.
Apakah konflik ini akan terjadi lagi? Saya menjawab akan kembali dikarenakan ini bersifat individu dan melakukan tawuran melalui medsos dengan mencari lokasi yang sepi.”jelasnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan SIK melanjutkan menjelaskan tawuran yang sering terjadi dan antisipasi nya.

“Tawuran sering terjadi antara jam 02.00 sampai jam 05.00 WIB dimana para orang tua tidak mencari tahu keberadaan anaknya.Bagaimana cara mengantisipasinya yaitu dengan cara menutup lokasi favorit yang sering dijadikan lokasi tawuran, contohnya pasang penerangan dan CCTV.”jelasnya lagi

AKBP Erwin Kurniawan SIK juga mengarahkan agar untuk perdayakan lagi budaya 3 pilar.

BACA JUGA :  Polres Jakarta Pusat Satresnarkoba Menggelar Press Conference Pengungkapan Kasus Narkoba dan Psikotropika

“Berdayakan 3 pilar untuk menyentuh orang tua untuk menghimbau anaknya agar tidak nongkrong pada tengah malam.
Ancaman sekarang ini adalah budaya internet dari luar yang mempengaruhi prilaku budaya warga sehingga dapat menciptakan situasi yang tidak bagus.Upaya kita adalah melakukan himbauan secara bersama – sama terutama orang tua.Dengan canggihnya teknologi anak sekarang dapat memesan senjata tajam berupa celurit dengan mode COD.Marilah kita selalu memperhatikan anak – anak kita agar tidak terpengaruh oleh kejahatan dari luar, awasi jangan berbuat yang tidak baik.”terang AKBP Erwin Kurniawan SIK.

Dalam diskusi dengan para ketua RW dan tokoh lain di kelurahan Cipinang Besar Utara tersebut AKBP Erwin Kurniawan SIK sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur juga mengarahkan dan memerintahkan agar masyarakat memolisikan dirinya untuk antisipasi tawuran.

“Jadikan warga masyarakat untuk memolisikan dirinya dengan cara mencegah aksi tawuran.Saya sudah sampaikan bahwa pelaku tawuran apalagi sampai ada yang meninggal akan saya proses sampai tuntas.Saya ingin label Jatinegara sebagai tempat tawuran hilang dengan bantuan dari bapak – bapak kelurahan Cipinang Besar Utara.”paparan Kapolres.

Kapolres Metro Jakarta Timur juga melanjutkan menjelaskan tentang Patko.

“Masalah Patko sudah saya instruksikan untung patroli di wilayah rawan terjadinya tawuran dan ada program baru dari bapak Kapolda nanti di backup oleh Sabhara presisi dari polres Metro Jaktim, mereka sifatnya patroli di tengah malem antisipasi wilayah rawan tawuran.”terangnya.

Sebelum berakhir diskusi tersebut Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Erwin Kurniawan SIK mengucapkan terima kasih kepada para ketua RW yang sudah berupaya mengantisipasi tawuran.

“Saya berterima kasih kepada para ketua RW yang sudah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi tawuran mungkin ada beberapa ranah yang bersifatnya masalah kehidupan sosial nanti saya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengatasi permasalah tersebut.”pungkas Kapolres.

(M.NUR)