Paket Obat Gratis Diantar oleh Batuud Koramil 04/Jatiasih Bersama 4 pilar ke Warga yang Isoman

Porosnusantaranews.com l Kodam Jaya Kota Bekasi – Paket obat gratis bantuan pemerintah pusat untuk pasien Covid-19 yang tengah isolasi mandiri sudah mulai di distribusikan.

Dalam pelaksanaannya penyaluran obat tersebut dilakukan oleh bintara pembina desa (Babinsa) dan petugas Puskesmas langsung ke rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Seperti yang dilakukan oleh Peltu Siswanto dan Sertu Purnomo Batuud dan Babinsa Koramil 04/Jatiasih bersama petugas puskesmas yang turut di dampingi Bhabinkamtibmas serta aparatur kelurahan membagikan obat di wilayah Kelurahan Jatiasih, Kec.Jatiasih, Kota Bekasi. Kamis (22/07/2021)

“Babinsa akan memberikan paket obat tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan dan akan diantar dengan pendampingan petugas-petugas Puskemas,” kata Danramil 04 Jati asih Kapten inf Sugiyanto saat di hubungi Media Pendim melalui ponselnya.

Sesuai dengan prosedur, pasien yang melakukan isolasi mandiri akan dicatat dalam dokumen Puskesmas atau Kelurahan yang nantinya petugas puskesmas akan membagi pasien menjadi kategori tanpa gejala (OTG) atau pasien dengan gejala ringan, yang nantinya pembagian obat akan disesuaikan dengan data tersebut “lanjut Danramil.

Pelaksanaan pendataan warga yang sedang isoman tersebut, Kodim 0507/Bekasi turunkan Babinsa melalui Koramil di jajarannya yang turut melibatkan, Bhabinkamtibmas, petugas puskesmas dan Kelurahan.

“Kepada masyarakat yang ada di Kelurahan, RT, RW, apabila memang ingin mendapatkan obat tersebut silakan langsung menyampaikan ke pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas kemudian petugas-petugas Puskesmas,” Pungkas Danramil.

Untuk diketahui, ada tiga jenis paket obat isolasi mandiri yang akan dibagikan masing-masing untuk perawatan selama 7 hari, namun yang dibagikan kali ini hanyalah paket dua dan tiga saja.

Menurut keterangan dari pihak Koramil 04/Jatiasih Paket obat dan vitamin tersebut terbagi dalam tiga jenis. Pertama, paket satu untuk warga dengan PCR positif COVID-19 tanpa gejala atau OTG. Lalu paket dua untuk warga dengan PCR positif COVID-19 disertai keluhan demam dan kehilangan penciuman. Paket obat ini membutuhkan konsultasi dan resep dokter. Kemudian paket tiga berisi vitamin dan obat untuk warga dengan PCR positif disertai keluhan panas dan batuk kering. Paket ini membutuhkan konsultasi dan resep dari dokter. (Sumber Kodim 0507/Bekasi)

BACA JUGA :  Rapat Koordinasi Tiga Pilar Tambora, Dalam Rangka Antisipasi Kerumunan dan Penataan Pasar Pagi

(M.NUR)