Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional. Fasilitas tersebut dinilai krusial untuk menopang pembinaan cabang olahraga (cabor) renang yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Gasali menegaskan, cabor renang telah banyak menyumbang prestasi dan medali bagi kota minyak. Sayangnya, capaian tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai.
“Sebagian cabang olahraga kita masih kekurangan fasilitas. Ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota. Khusus renang, karena termasuk cabor unggulan dan penyumbang medali yang luar biasa bagi Balikpapan,” ujarnya, pada Senin (12/1/2026).
Menurut Gasali, pembinaan atlet membutuhkan dukungan fasilitas yang representatif. Tanpa venue latihan yang layak, upaya meningkatkan prestasi atlet akan sulit berjalan optimal. Karena itu, DPRD mendorong pemerintah kota untuk merealisasikan pembangunan kolam renang berstandar internasional.
“Kita berharap ke depan ada tempat khusus sebagai wadah latihan atlet renang. Tentu realisasinya tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, rencana pembangunan kolam renang tersebut sejatinya sudah memiliki Detail Engineering Design (DED) yang disusun oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Balikpapan. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada kesiapan anggaran.
“Informasi dari Dispora, DED-nya sudah tersedia. Tinggal menunggu kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Gasali menilai, proyek tersebut belum memungkinkan direalisasikan pada tahun anggaran 2026 mengingat keterbatasan fiskal yang ada. Meski begitu, DPRD berharap rencana tersebut dapat kembali diusulkan pada tahun berikutnya.
“Untuk 2026 sepertinya belum memungkinkan. Mudah-mudahan di 2027, ketika kondisi keuangan daerah membaik, pembangunan kolam renang berstandar internasional ini bisa kembali diusulkan dan direalisasikan,” pungkasnya. (mto)
Tulis Komentar